Info dan Peristiwa

Kemendikbud Buka Peluang Kerja Sama dengan Negara Sahabat

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim membuka peluang kerja sama pendidikan dengan negara sahabat. Kemendikbud ingin membuka partisipasi kemitraan yang besar. “Dari sisi regulasi kami mendukung agar kerja sama dapat terimplementasi dengan baik,” hal tersebut disampaikan Mendikbud dalam forum diskusi “Discussion with Development Partners on Policy Direction and Potential Collaboration”, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (12/2).

Menurutnya, pendidikan di Indonesia memiliki konsep Merdeka Belajar. Konsep ini ditujukan untuk menjawab tantangan dunia  yang lebih mengedepankan kreativitas, rasa ingin tahu, tahan banting, empati, berpikir kritis, kemampuan menyelesaikan masalah, percaya diri, kerja sama, serta jiwa pembelajar. “Di era yang serba tidak menentu kita perlu punya kreativitas untuk bisa beradaptasi. Kita harus ciptakan SDM yang terus belajar dari hari ke hari. Growth mindset individualy,” katanya.

Perbaikan arah kebijakan pendidikan begitu penting, agar proses pembelajaran tidak hanya fokus pada pencapaian nilai akademik namun juga bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi para siswa dan guru. Di samping itu, guru juga diajak untuk terlibat lebih banyak sebagai fasilitator dalam pembelajaran.
Mendikbud optimistis jika kebijakan ini bisa diimplementasikan dengan baik melalui kemitraan dengan pihak dari dalam maupun luar negeri maka cita-cita untuk mencetak gerenasi unggul sesuai arahan Presiden Jokowi dapat tercapai dalam beberapa tahun ke depan.  Indonesia bisa memimpin dalam kancah pendidikan dunia.

Melalui forum diskusi bersama  9 duta besar, 6 konselor, dan 6 organisasi internasional dapat menjadi upaya untuk menyinergikan langkah untuk memajukan pendidikan di Indonesia, khususnya dalam menerapkan kebijakan Merdeka Belajar.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close