BUMN Mendidk

KAI Salurkan Rp30 Juta untuk 2 SD Banyuwangi

Bantuan bina lingkungan senilai total Rp30 juta diberikan kepada SD Negeri 1 Ketapang berupa beasiswa dan SD negeri 1 Bulusan berupa pemberian komputer dan Laptop.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi 9 Jember kembali melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menyalurkan dana bantuan bina lingkungan berupa beasiswa dan sarana pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang bermanfaat.

Bantuan bina lingkungan senilai total Rp30 juta ini diberikan kepada SD Negeri 1 Ketapang berupa beasiswa kepada 15 siswa/i masing masing Rp1 juta sesuai permohonan yang pihak sekolah ajukan. Serta diberikan kepada SD negeri 1 Bulusan berupa pemberian 1 komputer dan 2 Laptop sebagai sarana prasarana guru. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Vice President CSR PT KAI, Agus Supriyono di SD Negeri 1 Ketapang, pada Selasa (29/10).

“Penyaluran dana bantuan bina lingkungan ini merupakan bentuk komitmen PT KAI untuk berperan serta dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat baik bagi perusahaan, komunitas maupun masyarakat pada umumnya,” ungkap Agus dalam sambutannya.

Penyaluran dana bantuan bina lingkungan bagi kedua sekolah kali ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan acara evaluasi program CSR PT KAI. Kegiatan tersebut dilakukan guna mendapatkan gambaran utuh mengenai program CSR yang telah PT KAI lakukan selama tahun 2019, serta penyampaian program CSR perusahaan untuk tahun depan. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari tersebut diikuti oleh tim CSR PT KAI se-Jawa dan Sumatera.

Pada tahun 2019 (Januari – September), PT KAI Daop 9 Jember sendiri telah menyalurkan bantuan bina lingkungan sebanyak tujuh kali. Total bantuan yang telah disalurkan senilai Rp475.133.400 berupa bantuan pendidikan, bantuan peningkatan kesehatan, bantuan sarana ibadah serta bantuan sosial kemasyarakatan.

Sedangkan sepanjang tahun 2018, PT KAI Daop 9 Jember berhasilnya menyalurkan dana bina lingkungan senilai Rp318.986.000, sehingga jika dibandingkan dengan tahun ini jumlah yang disalurkan mengalami peningkatan sebesar 49 persen. Sementara itu, jika dilihat  secara keseluruhan, sampai bulan Agustus tahun ini PT KAI telah menyalurkan dana bina lingkungan senilai Rp 12.951.942.750 di seluruh wilayah kerjanya. 

Lebih lanjut Agus mengatakan, untuk penentuan lokasi Bina Lingkungan di sesuaikan dengan peraturan yang ada di Kementrian Perhubungan yaitu 3 T (Terdepan, Terluar dan Terbelakang).

“Ada beberapa ketentuan yang sedikit di geser utamanya di dunia pendidikan. Misalnya ada sekolah yang meminta beasiswa untuk 15 siswa. Sebenarnya di setiap Sekolah Dasar Negeri sudah ada bantuan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Untuk itu, agar tidak menyalahi aturan, KAI memberikan beasiswa khusus bagi siswa yang dari kalangan keluarga tidak mampu namun berprestasi,” pungkas Agus.

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close