DU-DI Mendidik

Amatil Indonesia Dukung Vokasi Link & Match SMK – Industri

Coca-Cola Amatil Indonesia partisipasi dalam vokasi industri link and match dengan sejumlah SMKdi Jawa Barat.

Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) mendukung program peningkatan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang diinisiasi Kementerian Perindustrian RI, yakni yang digalangkan dalam bentuk pendidikan vokasi. Amatil Indonesia melaksanakan tahapan program vokasi link & match SMK-Industri dengan melakukan technical meeting bersama SMK yang telah meneken MoU dengan Amatil Indonesia. Tahapan program ini menjadi sarana pemahaman teknis kepada murid-murid peserta vokasi teknik refrigerasi yang menjadi program vokasi Coca-Cola Amatil Indonesia.

“Selain itu, murid-murid juga akan diberikan pembekalan peningkatan kompetensi sesuai kurikulum, pembekalan pelatihan kewirausahaan, dengan harapan murid dapat mandiri dengan kemampuan yang dimilikinya,” ujar Nurlida Fatmikasari, Regional Corporate Affairs Manager Coca-Cola Amatil Indonesia saat membuka technical meeting dengan 5 SMK di Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Cimahi dan Kota Cirebon yang melanjutkan program vokasi link & match Tahap II Provinsi Jawa Barat (29/10).

Program vokasi industri link and match ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjalankan Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK. Program bertajuk vokasi industri link and match tersebut merupakan prioritas pembangunan pemerintah tahun ini dengan menyasar kerja sama antara industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk membangun ketersinambungan di antara keduanya. Ketersediaan SDM kompeten mendongkrak daya saing industri nasional nantinya siswa diharapkan akan memahami dan menguasai teknologi digital sesuai kebutuhan di era industri 4.0 saat ini.

“Dukungan serta sinergi dari para pemangku kepentingan, mulai dari SMK, industri, pemerintah daerah serta pemerintah pusat diperlukan agar pelaksanaan dan tujuan dari program peningkatan sumber daya manusia (SDM) Indonesia tercapai. Dengan ketersediaan SDM yang kompeten akan mendongkrak daya saing industri nasional,” tambah Nurlinda.

Sebelumnya, Amatil Indonesia menandatangani telah MoU dengan 10 SMK di Provinsi Jawa Barat. Yakni SMK di Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Cimahi, Bandung, dan Cirebon. Tak hanya di Jabar, beberapa area operasi lainnya juga disasar. Seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Medan, dan Lampung. Di dalam program vokasi yang diberikan Amatil Indonesia, nantinya para pelajar SMK tidak hanya diberikan pemahaman teknis. Mereka juka akan dibekali dengan pelatihan entrepreneurship dengan harapan di masa mendatang dapat mandiri dengan kemampuan yang dimilikinya.

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close